Hutan Hujan Tropis

dirilis pada Sabtu, Jul 25th, 2009, 5:08 pm dan mempunyai 17 komentar

Hutan dapat dikatakan sebagai salah satu sumber daya yang sangat dibutuhkan bagi kelangsungan bumi, didalam lebatnya hutan tersimpan berbagai kekayaan yang jika dilihat dan diperhatikan mimiliki banyak sekali keunggulan. Keunggulan yang dapat dilihat secara langsung adalah keanekaragaman biodiversity yang cukup tinggi dalam suatu ekosistem. Biodiversity yang dimaksudkan adalah seluruh mahkluk hidup yang ada di dalam ekosistem hutan itu sendiri. Contohnya: flora dan fauna.

Hutan Hujan Pegunungan

Hutan hujan tropis merupakan salah satu jenis hutan yang ada di dunia, hutan hujan tropis sering disebut sebagai hutan tropis basah. Atas dasar pembagian daerah secara iklim menurut Koppen, zona hutan hujan tropis ini termasuk yang memiliki iklim Af, yang memiliki ciri-ciri utama antara lain: memiliki banyak curah hujan antara 2.000 sampai dengan 5.000 mm/tahun, dengan pola curah hujan tersebut dapat dipastikan Indonesia khususnya daerah Pulau Kalimantan merupakan daerah yang memiliki hutan hujan tropis ini.

Menurut asal-usul pembentukan hutan hujan tropis, diperoleh bahwa hutan hujan tropis merupakan komunitas hasil interaksi antara iklim regional dan biota regional. Vegetasi hutan hujan tropis tidak akan pernah mengalami gugur daun seperti hutan yang ada di daerah-daerah subtropis, seperti sebagian besar Eropa, Asia Timur, dan daerah Asia Barat. Sehingga dedaunan yang hidup didaerah hutan hujan tropis akan selalu berwarna hijau sepanjang tahun (evergreen). Vegetasi yang ada didaerah hutan hujan tropis ini mayoritas ditumbuhi oleh tumbuhan berkayu dan berukuran pohon, memiliki batang bebas cabang antara 30 sampai dengan 50 meter dari permukaan tanah, banyak ditemukan berbagai tumbuhan epifit serta Liana (tumbuhan memanjat) berkayu. Contohnya: Anggrek (Orchidaceae) dan rotan (Calamae), merupakan keluarga palem yang hidup memanjat pada tumbuhan lain biasanya pada tumbuhan berkayu.

Jika dibandingkan dengan jenis hutan lain didunia, hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman jenis flora dan fauna yang relatif tertinggi didunia. Keanekaragaman pohon dengan diameter lebih dari 10 cm dapat mencapai lebih dari 100 jenis/ha. Salah satu flora yang hidup di Kalimantan Tengah adalah kelakai (Stenochiaena palustris). Dengan ciri sistem kehidupan di dalamnya dibandingkan dengan sistem kehidupan lainnya secara alami hutan hujan tropis merupakan ekosistem hutan yang paling stabil didunia. Keanekaragaman jenis yang hidup dihutan hujan tropis ini sangat tinggi. Fauna hutan hujan tropis menempati semua lapisan tajuk. Kebanyakan hewan yang hidup merupakan hewan nokturnal (hewan yang aktif pada malam hari) dan arboreal (hewan yang hidup dipohon).

Hutan hujan tropis memiliki fungsi yang vital bagi keberlangsungan hidup semua makhluk yang ada di bumi, dalam hal iklim dunia. Hutan hujan tropis sangat membantu sekali dalam hal menstabilkan iklim dunia dengan cara menyerap karbon dioksida yang ada diatmosfer, sehingga mengurangi pula dalam hal efek rumah kaca. Hutan hujan tropis juga merupakan rumah atau habitat bagi keberlangsungan hidup bagi makhluk hidup yang tinggal didalamnya, termasuk flora dan fauna yang terancam punah keberlangsungan hidupnya. Pada saat banyak pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan penebangan hutan secara liar (ilegal logging), hal ini dapat mengakibatkan kepunahan berbagai spesies yang hidup.

Selain fungsi fungsi tersebut ada pula fungsi yang sangat vital, yaitu sebagai suatu sistem peredaran hidrologi bagi bumi. hal ini menggambarkan pergerakkan yang berkelanjutan dari air dibawah, dipermukaan, dan diatas bumi. Jadi tidak heran jika hutan hujan tropis yang masih “perawan” memiliki sungai-sungai yang lebar serta panjang.

Gambar diambil dari http://kalteng.go.id

dikategorikan sebagai Sejarah, Sosial, Sumber Daya dengan tag , , , , , , ,

11.05.09 (11) betang.COM

betang.COMSebuah portal online yang kami khususkan untuk kebudayaan Kalimantan Tengah, portal ini sebenarnya sebuah ide yang tidak sengaja terlontar dari otak teman saya. Ide awal dari berdirinya Betang.COM ini berawal dari pembicaraan kami berdua yang tidak karuan ujungnya. Pada saat sedang seru-serunya berbincang-bincang itulah secara tidak sengaja dan entah dari mana asalnya tiba-tiba kami sampai pada topik budaya Kalimantan Tengah yang hampir terlupakan akhir-akhir ini oleh para generasi mudanya. dan tiba-tiba pula tercetuslah proyek tentang ...

09.04.09 (24) BETANG

BETANGPada masa lalu, kehidupan suku - suku Dayak yang berdiam di pedalaman Kalimantan itu hidup secara berkelompok - kelompok. Dimana kehidupan yang mereka jalani pasti dilalui bersama, hal itu terwujud dalam sebuah karya yaitu, Betang. [caption id="attachment_186" align="aligncenter" width="300" caption="Huma Betang Tumbang Gagu"][/caption] Betang memiliki keunikkan tersendiri dapat diamati dari bentuknya yang memanjang serta terdapat hanya terdapat sebuah tangga dan pintu masuk ke dalam Betang. Tangga sebagai alat penghubung pada Betang dinamakan hejot. Betang yang dibangun tinggi ...

15.03.09 (36) Sumpit!

Sumpit!Sumpit atau lebih dikenal di daerah Kalimantan Tengah dengan sebutan sipet adalah salah satu senjata yang sering digunakan oleh suku Dayak maupun oleh masyarakat Melayu. Dari segi penggunaannya sumpit atau sipet ini memiliki keunggulan tersendiri karena dapat digunakan sebagai senjata jarak jauh dan tidak merusak alam karena bahan pembuatannya yang alami. Dan salah satu kelebihan dari sumpit atau sipet ini memiliki akurasi tembak yang dapat mencapai 218 yard atau sekitar 200 m. Dilihat dari bentuknya sumpit, ...

06.03.09 (23) Dayak?

Dayak?Jika mendengar sebutan kata Dayak pasti akan teringat akan nama sebuah suku yang hidup dan menetap di pulau Kalimantan. Suku Dayak adalah nama suku yang memiliki budaya yang bersifat daratan bukan budaya maritim. Budaya daratan yang dimaksud disini adalah sebuah budaya yang hampir di setiap segi kehidupan suku tersebut dilakukan di daratan bukan di daerah pesisir apalagi di lautan seperti budaya maritim. Hal itu dapat dilihat dari kegiatan sehari - harinya suku Dayak, seperti berburu, ...

25.02.09 (45) Mandau!

Mandau!Pada jaman dulu jika terjadi peperangan, suku Dayak pada umumnya menggunakan senjata khas mereka, yaitu mandau. Mandau merupakan sebuah pusaka yang secara turun - temurun yang digunakan oleh suku Dayak dan diaanggap sebagai sebuah benda keramat. Selain digunakan pada saat peperangan mandau juga biasanya dipakai oleh suku Dayak untuk menemani mereka dalam melakukan kegiatan keseharian mereka, seperti menebas atau memotong daging, tumbuh - tumbuhan, atau benda - benda lainnya yang perlu untuk di potong. Biasanya orang ...