<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bintang Sariyatno &#187; Gua di Kalimantan Tengah</title>
	<atom:link href="http://sariyatno.com/tag/gua-di-kalimantan-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sariyatno.com</link>
	<description>ela sampai itah dia bingat narai je kuan tatu hiang huran</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2009 12:35:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gua di KalTeng</title>
		<link>http://sariyatno.com/2009/02/12/gua-di-kalteng/</link>
		<comments>http://sariyatno.com/2009/02/12/gua-di-kalteng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 09:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Sariyatno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Betung karihun]]></category>
		<category><![CDATA[Gua]]></category>
		<category><![CDATA[Gua di Kalimantan Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[troglobit]]></category>
		<category><![CDATA[troglofil]]></category>
		<category><![CDATA[troglosen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sariyatno.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Eksplorasi survey pada saat ini masih belum banyak di lakukan oleh para ahli di pulau Kalimantan (Borneo) selain di daerah Serawak (Malaysia). Terutama di daerah Mulu yang sangat terkenal dengan gua &#8211; guanya yang megah dan raksasa.
Apa bener ada gua di Kalimantan Tengah?????
Pertama kali di lakukan penelitia tentang gua yang ada di Kalimantan di lakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Eksplorasi survey pada saat ini masih belum banyak di lakukan oleh para ahli di pulau Kalimantan (Borneo) selain di daerah Serawak (Malaysia). Terutama di daerah Mulu yang sangat terkenal dengan gua &#8211; guanya yang megah dan raksasa.</p>
<p><b>Apa bener ada gua di Kalimantan Tengah?????</b></p>
<p>Pertama kali di lakukan penelitia tentang gua yang ada di Kalimantan di lakukan oleh PALAWA UAJY di Taman Nasional Betung Karihun dan Roberts (1990), seorang petualang gua asal Perancis yang melakukan penelitian tentang gua di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan. Penelitiannya yang di lakukannya terhadap fauna baik itu menyangkut kehidupan maupun keanekaragamannya. Gua yang terdapat di Kalimantan Tengah&nbsp; terletak di daerah Tumbang T0pus, Hulu Sungai Barito. Ternyata gua yang ada di daerah Tumbang Topus tidak hanya ada 1 tetapi lumayan banyak. Dari hasil eksplorasi survey Badan Pusat Penelitian &#8211; Biologi (LIPI)&nbsp; di peroleh ada sekitar 14 buah gua dengan rincian 9 gua di petakan dan sisanya 5 gua tidak di petakan. Terdapat juga lokasi gua yang berbeda yaitu 11 buah gua ada di daerah panat, 2 gua Samali dan 1 gua di kota Puruk Cahu (kabupaten Murung Raya). Panjang lorong dari gua yang dipetakan 2952 meter, gua yang paling panjang adalah gua liang Hajud.</p>
<p><span id="more-44"></span></p>
<p>Lingkungan gua memiliki ekosistem yang sangat unik untuk diamati, karena gua tidak pernah mendapat cahaya sepanjang hidupnya (gelap), hal itulah yang membedakannya dengan ekosistem lain sepeti ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem sawah, ekosistem pantai, ekosistem sungai, maupun ekosistem danau. Maka, gua banyak menyimpan keanekaragaman maupun tingkah laku dari komponen biotiknya (flora maupun fauna). Lingkungan gua di bedakan menjadi 3 bagian, yaitu zona terang, zona peralihan, dan zona gelap.</p>
<p>fauna (hewan) yang hidup di dalam gua pun harus dapat beradaptasi dengan lingkngan gua agar fauna tersebut dapat melestarikan jenis (spesiesnya). Tingkat adaptasi fauna yang hidup di dalam ekosistem gua di bagi menjadi tiga golongan, yaitu troglosen, troglofil, dan troglobit. Troglobit untuk daerah&nbsp; terestrial dan untuk daerah akuatik disebut dengan stigosen. Istilah &#8211; istilah ini selanjutnya akan digunakan sebagai &#8220;sebutan&#8221; dari yang bersangkutan terhadap ekosistem gua. Kelompok troglosen adalah kelompok hewan yang hidup daerah terang, troglofil adalah kelompok hewan yang hidup di daerah peralihan, dan troglobit adalah hewan yang hidup di daerah gelap.</p>
<p>Tumbang Topus merupakan cakupan kecamatan Sumber Barito serta merupakan desa yang paling ujung dari hulu sungai Barito.</p>
<p>diiambil dari laporan perjalanan ke gua &#8211; gua di Tumbang Topus, Pusat Penelitian Biologi &#8211; LIPI</p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait</h3><ul class="related_post"><li>11 Mei 2009 -- <a href="http://sariyatno.com/2009/05/11/betangcom/" title="betang.COM">betang.COM</a> (11)</li><li>17 Februari 2009 -- <a href="http://sariyatno.com/2009/02/17/tiwah/" title="TIWAH?">TIWAH?</a> (39)</li><li>14 Februari 2009 -- <a href="http://sariyatno.com/2009/02/14/oh-palangka-raya/" title="oh, Palangka Raya!!">oh, Palangka Raya!!</a> (15)</li><li>12 Februari 2009 -- <a href="http://sariyatno.com/2009/02/12/kalimantan-tengah-kita/" title="Kalimantan Tengah Kita">Kalimantan Tengah Kita</a> (3)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sariyatno.com/2009/02/12/gua-di-kalteng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
